Skip to main content

Informasi

Workshop Penulisan Jurnal Ilmiah

Jumat, 19 Mei 2017 - 21:25 WIB
Diposting oleh: Admin Insud

Demi meningkatkan kualitas karya ilmiah, dosen perlu terus melatih keterampilan menulis dan budaya literasi. Salah satu cara yang dapat memotivasi sekaligus mengukur kualitas karya ialah mendiskusikannya dengan rekan sejawat atau yang memiliki keahlian dan perhatian pada bidang ilmu yang sama. Demikian ungkap Ulil Amri, M.A. (Peneliti di PSDR LIPI Jakarta dan Mahasiswa Program S3 Antropologi University of Washington, USA) dalam Workshop Penulisan Jurnal Ilmiah yang diselenggarakan oleh perpustakaan Institut Pesantren Sunan Drajat di Ruang Multimedia INSUD, 19/05/2017.

Workshop ini diselenggarakan dalam rangka meningkatkan budaya literasi di lingkungan civitas academica INSUD dan memperingati Hari Buku Nasional tanggal 17 Mei. Dalam acara ini, Ulil Amri, M.A. yang saat ini sedang melakukan penelitian tentang kemiri sunan dan energi alternatif di Pondok Pesantren Sunan Drajat, membagi pengalamannya dalam menulis artikel ilmiah agar dapat dipublikasikan di jurnal, baik di tingkat nasional maupun internasional.

Ulil Amri M.A. menyebutkan dua hal penting yang harus diperhatikan oleh penulis, yakni: substansi dan teknik penulisan. Secara substansi, tulisan harus "baru", berbasis riset, bukan plagiat, jelas metodologi dan hasilnya. Sedangkan secara teknis, penulis perlu mengenali jenis, tipe dan standar tulisan di jurnal yang dituju serta tata tulis referensi yang digunakan.

Workshop ini akan ditindaklanjuti dengan diskusi tentang karya ilmiah bersama rekan sejawat. Kegiatan ini diharapkan dapat memicu dosen untuk menghasilkan karya ilmiah yang berkualitas. (Vy)

Penulis,

Pusvyta Sari, M.Pd.