Skip to main content

Informasi

Sarasehan Prodi MPI

Jumat, 14 Juli 2017 - 19:52 WIB
Diposting oleh: Admin Insud

Kegiatan sarasehan, halal bi halal sekaligus peringatan peresmian program studi Manajemen Pendidikan Islam INSUD yang diselenggarakan 12/06/2017, menjadi kesempatan bagi mahasiswa untuk  mencurahkan kegelisahan dan permasalahan yang dirasakan selama perkuliahan. Beberapa pertanyaan yang mengemuka antara lain tentang kurikulum, fasilitas dan sumber belajar, serta bimbingan bagi mahasiswa. Sejak mulai berdiri (1/06/2014) hingga kini menapaki usia yang ke tiga, prodi MPI terus berbenah dan berupaya memberikan pelayanan pembelajaran yang terbaik bagi mahasiswa.

Acara ini dihadiri oleh Dekan Fakultas Tarbiyah INSUD (Nur Halim, M.Pd.I), Kaprodi MPI (Fahrur Rosikh M.Pd.), dosen-dosen tetap MPI (Muhammad Haris, M.Pd., Hidayatul Mufidah, M.Pd., Moh. Hasyim, M.Pd.I., Muslih, M.Pd.I., Pusvyta Sari, M.Pd.) dan mahasiswa MPI dari setiap angkatan. Masing-masing peserta sarasehan mengapresiasi kegiatan ini dengan baik.

“Kita ini keluarga, mari kita bangun kebersamaan dan kerja sama yang baik agar terwujud hubungan yang harmonis. Jika ada permasalahan diungkapkan saja, kita bicarakan dan cari jalan keluarnya bersama agar tidak terjadi kesalahpahaman, kecurigaan dan hal-hal yang kontraproduktif,” ungkap Fahrur Rosikh M.Pd.

Mengenai kurikulum, mahasiswa angkatan 2014 mengusulkan perlu ada pembahasan khusus tentang ayat-ayat dan perspektif Islam dalam Manajemen Pendidikan. Hal ini memang menjadi perhatian dan telah dikaji oleh dosen-dosen prodi MPI. Mulai 2017 ini, prodi MPI menerapkan struktur kurikulum baru yang dibuat dengan mengacu pada Standar Nasional Pendidikan Tinggi dan Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia (KKNI). Salah satunya dengan menambahkan mata kuliah ayat-ayat manajemen pendidikan dan menambahkan perspektif Islam pada mata kuliah tertentu. Bagi mahasiswa angkatan 2014 yang masih menggunakan struktur kurikulum lama, kebutuhan tersebut dapat dipenuhi melalui mata kuliah tambahan pada perkuliahan semester 7 dan 8. Dengan melaksanakan proses pembelajaran yang sesuai kurikulum tersebut, diharapkan mahasiswa siap menjalankan profil lulusan antara lain sebagai tenaga kependidikan, pengelola lembaga pendidikan, wirausaha di bidang pendidikan (edupreneur) serta peneliti bidang Manajemen Pendidikan Islam.

Sedangkan tentang fasilitas dan sumber belajar yang masih terbatas saat ini, hendaknya bukan menjadi penghalang untuk mendapat pengetahuan dan pembelajaran yang bermakna. Masing-masing dosen berupaya mendorong dan memberikan kesempatan agar mahasiswa mengembangkan daya kritis dan kreatifitas untuk meningkatkan pengetahuan serta kualitas dirinya. Sumber belajar berupa buku teks mulai bertambah meski masih terbatas. Ada juga referensi yang diberikan dalam bentuk digital. Beberapa dosen juga membuka forum diskusi online pada mata kuliah yang diampu. Ada pula pendampingan menulis karya ilmiah dan praktek di lembaga pendidikan. Bimbingan kepada mahasiswa pun senantiasa diberikan, baik melalui tatap muka langsung maupun melalui alat komunikasi yang memudahkan mahasiswa untuk berkonsultasi.

Segala upaya yang dilakukan ini menjadi peluang bagi mahasiswa untuk belajar dan menjalani masa studi dengan sebaik-baiknya. Mahasiswa juga dapat mengembangkan potensi serta meningkatkan kualitas diri dengan membentuk komunitas-komunitas untuk diskusi, membuat kegiatan kreatif maupun melakukan kegiatan yang bermanfaat bagi masyarakat. Dengan upaya bersama, semoga visi prodi MPI INSUD untuk menjadi pusat kajian dan pengembangan bidang manajemen pendidikan Islam yang unggul dan kompetitif di Jawa Timur dapat segera tercapai.  (Vy).

Penulis;

Pusvyta Sari, M.Pd.