Skip to main content

Informasi

PEMBEKALAN KKN INSUD 2017

Rabu, 02 Agustus 2017 - 16:40 WIB
Diposting oleh: Admin Insud

Sebanyak 330 mahasiswa/i Institut Pesantren Sunan Drajat Lamongan dari fakultas Tarbiyah, Syariah dan Ekonomi & Bisnis Islam mengikuti pembekalan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Aula Pondok Pesantren Sunan Drajat (1/08.2017). KKN tahun ini akan dilaksanakan di Kecamatan Kanor Kabupaten Bojonegoro Jawa Timur dengan mengusung tema: “bersama masyarakat memberi manfaat menuju hidup yang bermartabat, berkah dunia dan akhirat”.

H. Abdullah Zawawi S.Pd. MM. M.Pd., selaku ketua panitia KKN INSUD 2017 menjelaskan bahwa mahasiswa/i yang memenuhi persyaratan akademik dan administrasi dapat mengikuti kegiatan ini. Mahasiswa/i tersebut dari program studi Manajemen Pendidikan Islam, Pendidikan Bahasa Arab, Ma`had Aly, Bimbingan Konseling Islam, Akhwal Al-Syakhsyiyah, dan Ekonomi Syari`ah. Mereka dibagi menjadi 22 kelompok. Setiap kelompok beranggotakan sekitar 15 orang dari prodi yang berbeda-beda. Selama satu bulan, mulai 8 Agustus hingga 8 September 2017 mereka akan tinggal dan melakukan program-program yang bermanfaat bersama masyarakat di 22 desa yang tersebar di kecamatan Kanor, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur. Ada 22 Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) yang siap membimbing setiap kelompok selama kegiatan KKN berlangsung. Setiap kelompok memiliki 2 DPL. Sehingga, masing-masing DPL membimbing 2 kelompok di 2 desa.

“Melalui KKN kali ini, mari kita tunjukkan lebih banyak kiprah INSUD di masyarakat.“ ajak Nashihin S.Ag., M.Pd., selaku Wakil Rektor 1, ketika memberikan pembekalan dan membuka acara mewakili Rektor INSUD. Dalam kesempatan ini, Nashihin S.Ag., M.Pd. juga menjelaskan bahwa KKN merupakan kegiatan yang melatih kerjasama kelompok. Oleh karena itu, setiap anggota kelompok hendaknya menunjukkan kinerja yang baik secara individu maupun secara berkelompok. Selain itu, sebagaimana peribahasa Jawa menyatakan: ajining diri soko lati, ajining rogo soko busono. Seseorang dihargai dari cara bertutur dan penampilannya. Maka, sebagai mahasiswa yang santri dan santri mahasiswa jika ingin dihargai orang lain, juga harus bisa berkomunikasi dengan baik serta menunjukkan penampilan yang santun.

Setelah pembukaan, acara ini dilanjutkan dengan pengarahan dari panitia, koordinasi kelompok mahasiswa bersama DPL masing-masing serta rencana tindak lanjut untuk pemberangkatan dan pelaksanaan KKN. Semoga kegiatan KKN ini bisa mewujudkan amanah tri dharma perguruan tinggi, sukses dan bermanfaat! (Vy)

Penulis

Pusvyta Sari, M.Pd.