Skip to main content

Informasi

INSUD DENGAN CARUBAN, DIRIKAN LEMBAGA KEAGAAMAAN

Sabtu, 09 September 2017 - 11:39 WIB
Diposting oleh: Admin Insud

Pendidikan Islam merupakan kebutuhan manusia paling mendasar dalam menjalankan kehidupan di dunia dan menjadi bekal di akhirat. Kiranya pernyataan tersebut tidak berlebihan. Terlebih pada masyarakat yang 100 % muslim.

Kendati demikian, Desa Caruban Kecamatan Kanor sudah sangat lama merindukan dan menginginkan pendirian pendidikan keagamaan Madrasah Diniyah (MADIN). Sehubungan adanya mahasiswa KKN INSUD 2017, para mahasiswa yang menempati kelompok 12 meriset dengan partisipasi masyarakat bahwa adanya cita-cita dan harapan untuk mendirikan MADIN.

Dengan adanya 12 Mushola dan 2 Masjid, menjadi modal dasar pendidikan non formal, khusunya MADIN. Banyaknya usia balita 3-5 tahun dan anak-anak 5-17 tahun yang tidak mengikuti proses pendidikan di MADIN, menjadi harapan ingin mewujudkan dan mendirikan pendidikan keagamaan.

 

Hal tersebut menjadi sinkron dengan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) yang dilakukan pada umumnya oleh para Dosen. Maka, dalam kesempatan ini, INSUD melalui PKM-KKN, melakukan kerjasama dalam nota kesepahaman (MoU) dengan Desa Caruban. Diantara point kesepakatan yaitu pembinaan calon guru MADIN serta pendampingan tata kelola MADIN Desa Caruban yang berkelanjutan.

Antusias dari para calon Guru MADIN Desa Caruban, benar-benar tinggi, sepenuh hati, mengharap Ridha Illahi. Mengawali PKM ini, diadakan Pembinaan Calon Guru MADIN dengan tema: Pendidikan Islam Melalui Madrasah Diniyah. Dilaksanakan pada hari Kamis, 31 Agustus 2017. Sebagai narasumber pertama, Dr. Arif Widodo, M.S.I dan narasumber kedua Muhammad Haris, M.Pd.I.

 

 

Kontributor:

Arif Widodo