Skip to main content

Informasi

Penutupan KKN INSUD Lamongan 2017 Mengharukan

Sabtu, 09 September 2017 - 12:12 WIB
Diposting oleh: Admin Insud

Suasana haru menyelimuti penutupan sekaligus penjemputan mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Institut Pesantren Sunan Drajat 2017 di Kecamatan Kanor, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur (8/9/2017). Kegiatan KKN ini sudah berlangsung selama satu bulan dengan berbagai rangkaian kegiatan. Sebanyak 320 mahasiswa yang terbagi menjadi 22 kelompok, tinggal, membuat program kerja dan melakukan aktivitas bersama warga di 22 desa. Kehadiran mahasiswa yang sekaligus santri ini mendapat apresiasi yang amat baik dan memberikan kesan yang mendalam bagi masyarakat . Kegiatan KKN menjadi ruang belajar nyata bagi mahasiswa untuk terampil dan berkomunikasi dan bekerja, baik secara individu maupun kelompok.

 

Berbagai rangkaian kegiatan KKN dimulai dari pembukaan di kecamatan dan di masing-masing desa. kemudian, mahasiswa bekerja sama dengan perangkat desa, karang taruna, kelompok ibu PKK, organisasi-organisasi masyarakat serta lembaga pendidikan di desa. Secara umum, mahasiswa membantu kegiatan desa untuk memperingati hari kemerdekaan Republik Insonesia yang ke-72, merayakan Idul Adha bersama warga, mengadakan kegiatan keagamaan (khatib dan bilal sholat Jum`at, pengajian, yasin, tahlil, dliba`iyah), kegiatan pendidikan (mengajar di Madrasah Ibtidaiyah, Madrasah Diniyah, Sekolah Dasar, Taman Pendidikan Al-Qur`an (TPQ)), dan menyelenggarakan bimbingan belajar serta peningkatan minat baca pada anak-anak), mengajak warga untuk melakukan donor darah, gotong royong bersih-bersih desa, masjid dan mushola serta membuat papan penanda jalan di desa dan rumah ketua RT/RW.

Selain kegiatan tersebut, mahasiswa KKN juga melakukan kegiatan yang berbeda-beda, antara lain: di Samberan, Mahasiswa KKN melatih anak-anak bermain drumband. Di Caruban, mahasiswa menelenggarakan kegiatan pembinaan bagu calon guru Madrasah Diniyah. Pelatihan menghias “Mahar Perkawinan” di Desa Bakung. KKN INSUD kelompok 18 di Desa Bakung, Kecamatan Kanor, Kabupaten Bojonegoro bekerjasama dengan kelompok ibu PKK menyelenggarakan pelatihan menghias “Mahar Perkawinan” (27/8/2017). Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan keterampilan yang dapat mendorong kreatifitas dan inovasi serta menambah sumber perekonomian ibu-ibu warga Desa Bakung. “Kami sangat bangga dan mengharapkan pelatihan ini dapat memberikan manfaat kepada masyarakat Bakung, terkhusus pada ibu-ibu PKK” ujar Nur Hayati selaku pelopor PKK di Desa Bakung dengan penuh antusias. Bahkan, ketika lomba karnaval untuk merayakan Hari Ulang Tahun Republik Indonesia ke-72, mereka bekerja sama dengan remaja masjid berhasil meraih juara ke dua. Di Cangaan dan Gedungarum, mahasiswa menyelenggarakan Program Giat Baca dan merintis pendirian rumah baca. Di Pilang, mahasiswa melakukan penanaman pohon kemiri dan mengadakan pelatihan membuat prakarya. Di Semambung dan Pilang, mahasiswa menyelenggarakan pelatihan rias wajah untuk merawat kecantikan sehari-hari. Di Sumberwangi dan Palembon, mahasiswa mengadakan sosialisasi atau sarasehan tentang pentingnya menjaga kesehatan reproduksi bagi perempuan. Di Kebalan, mahasiswa bersama ibu-ibu PKK mengadakan pelatihan membuat kue donat dari labu parang. Di Sedeng, mahasiswa mengadakan les qiroah.

  

Rangkaian kegiatan KKN 2017 berujung pada penutupan bersama di Lapangan Kecamatan Kanor dengan pengajian akbar Prof. Dr. KH. Abdul Ghofur, selaku pengasuh Pondok Pesantren Sunan Drajat Lamongan (4/9/2017). Acara ini juga dihadiri oleh H. Ahmad Iwan Zunaih, Lc., M.M., M.Pd.I, selaku rektor INSUD Lamongan, H. Abdullah Zawawi S.Pd., MM., M.Pd., selaku ketua panitia KKN, dosen-dosen INSUD, Subiyono, SH., M.Si., Camat Kanor dan Kepala Desa beserta perangkatnya, serta masyarakat terutama dari 22 desa lokasi KKN (Pesen, Tejo, Sarangan, Cangaan, Kebalan, Piyak, Simbatan, Tambahrejo, Pilang, Temu, Kanor, Caruban, Sedeng, Palembon, Samberan, Gedungarum, Sumberwangi, Bakung, Bungur, Semambung, Sroyo, Nglarangan).

Sayang sekali, Drs. Suyoto, M.Si., Bupati Bojonegoro yang akrab dipanggil Kang Yoto, berhalangan hadir dalam acara penutupan tersebut. Namun sebagai gantinya, beliau mengundang peserta KKn untuk berdialog di rumahnya.

Semua kegiatan KKN INSUD di Kecamatan Kanor memberikan kesan mendalam bagi masyarakat dan mahasiswa. Sehingga acara perpisahan dan penjemputan terasa sangat mengharukan. KKN INSUD 2017 yang mengusung tema "Bersama masyarakat memberi manfaat menuju hidup yang bermartabat, berkah dunia dan akhirat" telah usai. Namun, semangat untuk memberi manfaat terus berlanjut, dan semoga semakin bertambah seiring dengan bertambahnya pengalaman yang telah diperoleh. (Vy)

 Kontributor;

Pusvyta Sari, M.Pd.