Diklat Jurnalistik PBA 2018

Lamongan – Himpunan Mahasiswa Pendidikan Bahasa Arab INSUD Lamongan telah sukses menggelar Pelatihan Jurnalistik dengan mengusung Tema “Menumbuhkan Satu Goresan Tinta, Membangkitkan Sejuta Perubahan yang Nyata ” di bumi damai Pondok Pesantren Sunan Drajat, Kamis – Jum’at (05-06/04/2018)

Pelatihan tersebut berlangsung selama 2 hari. dimana hari pertama adalah pembukaan. Dalam pembukaan tersebut diawali dengan lantunan shalawat oleh Grup Rebana Al-‘Arabiy dilanjut pembacaan kalam illahi yang dilantunkan oleh saudara “Hamdan Syaekhoni”kemudian sambutan dari Bapak Dosen Nur Halim selaku Dekan Fakultas Tarbiyah dan sambutan dari ketua panitia pelatihan jurnalistik “Siti Nur Fadhillah”.

“Adanya Jurnalistik dalam Pendidikan Bahasa Arab bisa menumbuhkan semangat menulis bagi pegiat media di lingkungannya ” Kata Bapak Halim dalam sambutan tersebut.

Selanjutnya di hari kedua terbagi menjadi 2 sesi yang dimulai pada pukul 09.30 – 11.00. dengan materi “Mengenal Dunia Pers, Management Media, dan Metode Peliputan dan Wawancara”.

Dalam forum tersebut, Bapak Hadi menjelaskan bahwa menjadi wartawan merupakan profesi yang sangat mulia dan diakui oleh negara. bagaimana tidak? tidak sedikit orang yang membutuhkan wartawan. minimal untuk Kiyai guna mensyiarkan Islam.

Beliau juga menuturkan bahwa dalam membuat berita itu jangan pernah lepas dari rumah sendiri. artinya apa yang kita tulis harus terkait dengan hal-hal yang bersangkutan dengan identitas kita.

Kemudian sesi kedua dari pukul 01.30-04.30 yang dipandu oleh Ibu Puspita dengan materi “Penulisan Karya Ilmiah dan Opini Management Penyusunan Majalah”

Dalam forum tersebut beliau memaparkan bagaimana cara penulisan karya ilmiah yang benar dan bagaimana mengatur penyusunan majalah

Menurut beliau Jurnalistik merupakan sesuatu yang dipelajari bukan bakat. oleh karena itu semua orang mampu mempelajarinya asalkan ada progress ”

Selain itu, hal penting dan harus diperhatikan adalah jangan pernah menulis sesuatu yang tidak benar alias hoax.

Pelatihan tersebut tentu sangat membantu mahasiswa dalam menulis pemberitaan kedepannya. semoga dengan adanya pelatihan ini bisa membuat para pegiat lebih semangat untuk menulis dan menciptakan karya-karya yang lebih baik lagi.