Wisuda VII INSUD 2018

Institut Pesantren Sunan Drajat Lamongan tahun ini meluluskan 344 Sarjana Strata 1 pada wisuda ke VII (25/11/2018). Wisuda tahun ini semakin membanggakan karena selain jumlahnya terus bertambah dari tahun ke tahun, kali ini program studi Manajemen Pendidikan Islam serta Bimbingan Konseling Islam meluluskan angkatan pertamanya. Acara wisuda dipimpin langsung oleh Dr. H. Ahmad Iwan Zunaih Lc. MM. M.Pd.I, Rektor INSUD. Turut hadir memberikan sambutan, Prof. Dr. KH. Abdul Ghofur, Pengasuh Pondok Pesantren Sunan Drajat dan Prof. Masdar Hilmy, Ph.D. Koordinator Kopertais Wilayah IV. Dalam kesempatan ini, Dr. Muhammad Thoha. M.Si, Kepala Diklat Keagamaan Jawa Timur juga hadir menyampaikan orasi ilmiah.

Dr. H. Ahmad Iwan Zunaih Lc. MM. M.Pd.I, mengucapkan selamat atas diraihnya gelar sarjana oleh para wisudawan/wisudawati. Selanjutnya, beliau mengajak para sarjana untuk meneladani sifat Rasulullah Nabi Muhammad SAW. Terutama dalam hal menjaga kejujuran, mampu bertanggung jawab dalam menjalankan amanah serta memiliki jiwa sosial yang tinggi. Sarjana INSUD diharapkan terus menjaga akhlaq yang baik dan meningkatkan kinerjanya dengan kreatifitas dan inovasi.

Senada dengan yang disampaikan oleh Rektor INSUD, Prof. Masdar Hilmy, Ph.D., yang juga Rektor Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya menyampaikan bahwa proses wisuda ini hendaknya menjadi awal untuk melangkah dalam tahap pengembangan diri selanjutnya. Untuk meraih kesuksesan wisudawan-wisudawati harus tangguh, mampu bekerja keras dan tidak mudah menyerah. Prof. Masdar Hilmy, Ph.D. turut bangga dengan perkembangan INSUD dan mendukung upaya yang dilakukan oleh sivitas akademik INSUD untuk beralih status menjadi Universitas.

Demikian juga dengan Dr. Muhammad Thoha. M.Si, dalam orasi ilmiahnya sangat berharap agar pendidikan di pesantren semakin maju. Lulusannya mampu memberikan pengabdiannya untuk menjaga Negara Kesatuan Republik Indonesia dan menebar dakwah Islam secara damai. Dr. Muhammad Thoha. M.Si mengajak para wisudawan/wisudawati meneladani sekaligus melanjutkan ajaran dan cara dakwah Walisongo di bumi pertiwi. Ibarat pepatah Jawa, “keno iwake, nanging ora buthek banyune”, Walisongo berhasil meningkatkan keyakinan masyarakat terhadap agama Islam dengan kelembutan dan kedamaian tanpa pertumpahan dari dan peperangan. Wisudawan/wisudawati INSUD diharapkan bisa memberikan pencerahan dan menebar kedamaian di negeri ini.

Jumlah wisudawan/wisudawati tahun ini berasal dari prodi Manajemen Pendidikan Islam; 42 Sarjana Pendidikan, prodi Bimbingan Konseling Islam; 29 Sarjana Sosial, prodi Pendidikan Bahasa Arab; 64 Sarjana Pendidikan, Ekonomi  Syari’ah; 111 Sarjana Ekonomi, Ahwal Al-Syakhsiyah; 39 Sarjana Hukum, Ma’had Aly; 27 Sarjana Pendidikan, serta prodi Peningkatan Kualifikasi Akademik Madrasah Diniyah yang bekerja sama dengan pemerintah Propinsi Jawa Timur sebanyak 32 Sarjana Pendidikan.

Wisudawan terbaik diraih oleh Istiqomah SH., dengan nilai Indeks Prestasi Komulatif (IPK) tertinggi, 3,91 dari prodi Ahwal Al-Syakhsiyah. Berikutnya, wisudawan terbaik dari prodi Ma’had Aly diraih oleh Haris Aghilil Anwar S.Pd.(IPK: 3,80), dari prodi Manajemen Pendidikan Islam: Tri Endang Nuamiroh, S.Pd., (IPK: 3,76), dari prodi Pendidikan Bahasa Arab: Nihayatul Ilfiah S.Pd. (IPK: 3,72), dari prodi Ekonomi Syariah: Awana Nafirin, SE. (IPK: 3,70), prodi Bimbingan Konseling Islam; Tsuroyyah Hamidah, S.Sos (IPK: 3,67).

Prof. Dr. KH. Abdul Ghofur, Pengasuh Pondok Pesantren Sunan Drajat Lamongan mendoakan seluruh wisudawan/wisudawati agar dapat meraih sukses di dunia dan di akhirat dengan bekal ilmu yang sudah dipelajari di INSUD dan di Pondok Pesantren Sunan Drajat. Beliau berterima kasih atas kepercayaan wali mahasantri terhadap Pondok Pesantren Sunan Drajat untuk menjadi tempat belajar bagi putra-putrinya, sekaligus meminta maaf apabila ada hal-hal yang kurang berkenan dan dirasa belum sempurna. Semoga ke depan bisa lebih baik.

Selamat buat wisudawan/wisudawati INSUD 2018, selamat melanjutkan perjalanan meraih cita-cita. Semoga ilmu yang diperoleh bermanfaat dalam kehidupan di dunia maupun di akhirat. Amin. (Pusvyta)