Pameran Media Pembelajaran MPI 2019

Mahasiswa Manajemen Pendidikan Islam INSUD Lamongan semester 5, angkatan 2016 menggelar pameran media pembelajaran dengan tema “mendorong keterlibatan masyarakat dalam gerakan pendidikan” (9/01/2019). Pameran yang diselenggarakan di ruang Laboratorium INSUD ini menampilkan 34 media pembelajaran karya mahasiswa, antar lain berupa Pop Up Book, Video, Poster, brosur, serta kreatifitas dari bahan bekas. Karya poster tidak hanya dicetak di kertas tapi ada juga yang dibuat untuk desain kaos, kalender, tas dan topi.

Dalam berbagai karya itu, mahasiswa mengajak masyarakat untuk gemar membaca, cinta lingkungan, berlaku jujur, menghentikan tindakan anarki dan kekerasan, menjadi pemilih cerdas saat PEMILU dan lain-lain. Karya-karya ini juga disebarkan melalui media sosial mahasiswa di internet.

“Pameran ini ialah bentuk realisasi ide-ide kreatif dan inovatif dalam pembuatan dan pengembangan media pembelajaran sebagai hasil dari perkuliahan Media Pembelajaran di prodi MPI INSUD” ujar Eka Nur Jannah salah satu peserta pameran.

Melalui pameran ini mahasiswa juga belajar untuk menghargai karya sendiri dan orang lain. Dengan begitu timbul kesadaran untuk tidak melakukan plagiasi. Beberapa karya pun dapat menjadi produk-produk yang layak untuk dijual.

“Produk yang unik bisa dikembangkan untuk wirausaha,” saran Erly Juliyani, SE, MM, dosen mata kuliah Kewirausahaan yang mengaku terkesan dengan produk media pembelajaran berupa bingkisan kado yang ketika dibuka menjadi media pengenalan planet dan alam semesta.

 Walaupun kegiatan yang dilaksanakan sederhana namun berlangsung cukup ramai. Kegiatan ini diawali dengan presentasi karya mahasiswa mulai dari tema yang diangkat, tujuan dan sasaran. Usai kegiatan presentasi dilanjut dengan kunjungan hasil karya dan ditutup dengan penampilan akustik dari peserta pameran.

“Pamerannya sangat menarik, inspiratif dan bermanfaat” ungkap Fatkhiyatul Afifah Al Aini, Mahasiswa MPI semester III. Ia pun berharap tahun depan bisa menyelenggarakan pameran media pembelajaran yang lebih baik. (Luthfah Nur A’ini)

Edaran Pelaksanaan UAS Gasal 2018/2019

Assalamu’alaikum Warohmatullohi Wabarokatuh
Berdasarkan kalender pendidikan tahun Akademik 2018/2019 dan berdasarkan keputusan sidang pengelola tentang pelaksanaan Ujian Akhir Semester (UAS) Gasal Tahun Akademik 2018/2019 maka ada beberapa hal yang perlu kami sampaikan :

  1. Perkuliahan tanggal 15 – 26 Desember 2018 Diliburkan
  2. Perkuliahan tanggal 29 Desember 2018 s/d 16 Januari 2019 (Efektif Kembali)
  3. UAS dilaksanakan 2 (dua) gelombang mulai tanggal 19 s/d 30 Januari 2019 :
  • Fakultas Tarbiyah (PBA, MPI, MA) dilaksanakan pada tanggal 19 s/d 23 Januari 2019
  • Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (ES), Fakultas Dakwah (KPI, BKI) dan Fakultas Syariah (HTN dan AS) tanggal 26 s/d 30 Januari 2019

Note : Selama pelaksanaan UAS peserta diharuskan :

  1. Membawa kartu peserta yang telah di tandatangani oleh panitia sebagai bukti pelunasan administrasi
  2. Memakai baju putih bawahan gelap/hitam, jas almamater dan bersepatu.
  3. Apabila ketentuan di atas tidak dipatuhi pengawas berhak mengeluarkan dari ruang UAS

Demikian Edaran ini kami buat, terima kasih
Wassalamu’alaikum Warohmatullohi wabarokatuh.

Wisuda VII INSUD 2018

Institut Pesantren Sunan Drajat Lamongan tahun ini meluluskan 344 Sarjana Strata 1 pada wisuda ke VII (25/11/2018). Wisuda tahun ini semakin membanggakan karena selain jumlahnya terus bertambah dari tahun ke tahun, kali ini program studi Manajemen Pendidikan Islam serta Bimbingan Konseling Islam meluluskan angkatan pertamanya. Acara wisuda dipimpin langsung oleh Dr. H. Ahmad Iwan Zunaih Lc. MM. M.Pd.I, Rektor INSUD. Turut hadir memberikan sambutan, Prof. Dr. KH. Abdul Ghofur, Pengasuh Pondok Pesantren Sunan Drajat dan Prof. Masdar Hilmy, Ph.D. Koordinator Kopertais Wilayah IV. Dalam kesempatan ini, Dr. Muhammad Thoha. M.Si, Kepala Diklat Keagamaan Jawa Timur juga hadir menyampaikan orasi ilmiah.

Dr. H. Ahmad Iwan Zunaih Lc. MM. M.Pd.I, mengucapkan selamat atas diraihnya gelar sarjana oleh para wisudawan/wisudawati. Selanjutnya, beliau mengajak para sarjana untuk meneladani sifat Rasulullah Nabi Muhammad SAW. Terutama dalam hal menjaga kejujuran, mampu bertanggung jawab dalam menjalankan amanah serta memiliki jiwa sosial yang tinggi. Sarjana INSUD diharapkan terus menjaga akhlaq yang baik dan meningkatkan kinerjanya dengan kreatifitas dan inovasi.

Senada dengan yang disampaikan oleh Rektor INSUD, Prof. Masdar Hilmy, Ph.D., yang juga Rektor Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya menyampaikan bahwa proses wisuda ini hendaknya menjadi awal untuk melangkah dalam tahap pengembangan diri selanjutnya. Untuk meraih kesuksesan wisudawan-wisudawati harus tangguh, mampu bekerja keras dan tidak mudah menyerah. Prof. Masdar Hilmy, Ph.D. turut bangga dengan perkembangan INSUD dan mendukung upaya yang dilakukan oleh sivitas akademik INSUD untuk beralih status menjadi Universitas.

Demikian juga dengan Dr. Muhammad Thoha. M.Si, dalam orasi ilmiahnya sangat berharap agar pendidikan di pesantren semakin maju. Lulusannya mampu memberikan pengabdiannya untuk menjaga Negara Kesatuan Republik Indonesia dan menebar dakwah Islam secara damai. Dr. Muhammad Thoha. M.Si mengajak para wisudawan/wisudawati meneladani sekaligus melanjutkan ajaran dan cara dakwah Walisongo di bumi pertiwi. Ibarat pepatah Jawa, “keno iwake, nanging ora buthek banyune”, Walisongo berhasil meningkatkan keyakinan masyarakat terhadap agama Islam dengan kelembutan dan kedamaian tanpa pertumpahan dari dan peperangan. Wisudawan/wisudawati INSUD diharapkan bisa memberikan pencerahan dan menebar kedamaian di negeri ini.

Jumlah wisudawan/wisudawati tahun ini berasal dari prodi Manajemen Pendidikan Islam; 42 Sarjana Pendidikan, prodi Bimbingan Konseling Islam; 29 Sarjana Sosial, prodi Pendidikan Bahasa Arab; 64 Sarjana Pendidikan, Ekonomi  Syari’ah; 111 Sarjana Ekonomi, Ahwal Al-Syakhsiyah; 39 Sarjana Hukum, Ma’had Aly; 27 Sarjana Pendidikan, serta prodi Peningkatan Kualifikasi Akademik Madrasah Diniyah yang bekerja sama dengan pemerintah Propinsi Jawa Timur sebanyak 32 Sarjana Pendidikan.

Wisudawan terbaik diraih oleh Istiqomah SH., dengan nilai Indeks Prestasi Komulatif (IPK) tertinggi, 3,91 dari prodi Ahwal Al-Syakhsiyah. Berikutnya, wisudawan terbaik dari prodi Ma’had Aly diraih oleh Haris Aghilil Anwar S.Pd.(IPK: 3,80), dari prodi Manajemen Pendidikan Islam: Tri Endang Nuamiroh, S.Pd., (IPK: 3,76), dari prodi Pendidikan Bahasa Arab: Nihayatul Ilfiah S.Pd. (IPK: 3,72), dari prodi Ekonomi Syariah: Awana Nafirin, SE. (IPK: 3,70), prodi Bimbingan Konseling Islam; Tsuroyyah Hamidah, S.Sos (IPK: 3,67).

Prof. Dr. KH. Abdul Ghofur, Pengasuh Pondok Pesantren Sunan Drajat Lamongan mendoakan seluruh wisudawan/wisudawati agar dapat meraih sukses di dunia dan di akhirat dengan bekal ilmu yang sudah dipelajari di INSUD dan di Pondok Pesantren Sunan Drajat. Beliau berterima kasih atas kepercayaan wali mahasantri terhadap Pondok Pesantren Sunan Drajat untuk menjadi tempat belajar bagi putra-putrinya, sekaligus meminta maaf apabila ada hal-hal yang kurang berkenan dan dirasa belum sempurna. Semoga ke depan bisa lebih baik.

Selamat buat wisudawan/wisudawati INSUD 2018, selamat melanjutkan perjalanan meraih cita-cita. Semoga ilmu yang diperoleh bermanfaat dalam kehidupan di dunia maupun di akhirat. Amin. (Pusvyta)

Yudisium VII

“Pesan Dekan Fakultas INSUD Lamongan Untuk Lulusan 2018”

Menjadi sarjana bisa jadi suatu yang membanggakan bagi mahasiswa setelah melewati berbagai cobaan dan ujian semasa kuliah. Namun ini bukanlah akhir dari perjalanan. Ini justru menjadi mula perjalanan panjang yang akan ditempuh para lulusan untuk meniti karier dan mengabdi kepada masyarakat. Setelah meraih gelar sarjana, para sarjana perlu terus meningkatkan kualitas kerja, rasa percaya diri, keberanian dalam membuat keputusan, keterampilan dalam bekerja sama dan ketangguhan dalam menghadapi permasalahan. Demikian disampaikan oleh Nur Halim, S.Pd.I, M.Pd.I., selaku Dekan Tarbiyah Institut  Pesantren Sunan Drajat Lamongan dalam acara Yudisium VII Institut Pesantren Sunan Drajat tahun di Aula Pondok Pesantren Sunan Drajat Lamongan (22/11/2018).

Nur Halim, S.Pd.I, M.Pd.I menjelaskan bahwa kualitas kerja tidak bisa dicapai dengan upaya biasa saja. Para lulusan perlu terus bekerja keras dan tidak mudah putus asa untuk melakukan yang terbaik. Selain itu, rasa percaya diri juga harus dibangun agar dapat bersaing di dunia kerja. Lulusan INSUD juga diharapkan berani mengambil keputusan dengan tepat dan bijak. Sikap ragu-ragu dan takut harus disingkirkan, karena itu bisa membuat seseorang tidak mampu mengambil kesempatan-kesempatan yang dapat mengantarnya menjadi pribadi yang sukses.

Para lulusan telah dibekali dengan berbagai pengetahuan dan keterampilan sesuai dengan minat dan program studi masing-masing. Ia harus mampu bekerja dengan baik secara mandiri maupun kelompok. Untuk itu para lulusan perlu terus meningkatkan keterampilan dalam bekerja sama, terus berupaya menjalin komunikasi dengan baik dan membangun jaringan kerja. Ia juga harus punya rasa humor yang mampu mencerahkan pikiran agar tidak mudah suntuk atau menyerah ketika menghadapi segala permasalahan. Dengan begitu, ia bisa menjadi pribadi yang tangguh dan siap menemukan jalan keluar dari permasalahan.

Selamat kepada 344 lulusan INSUD 2018 Jumlah lulusan ini berasal dari prodi Manajemen Pendidikan Islam; 42 Sarjana Pendidikan, prodi Bimbingan Konseling Islam; 29 Sarjana Sosial, prodi Pendidikan Bahasa Arab; 64 Sarjana Pendidikan, Ekonomi  Syari’ah; 111 Sarjana Ekonomi, Ahwal Al-Syakhsiyah; 39 Sarjana Hukum, Ma’had Aly; 27 Sarjana Pendidikan, serta prodi Peningkatan Kualifikasi Akademik Madrasah Diniyah yang bekerja sama dengan pemerintah Propinsi Jawa Timur sebanyak 32 Sarjana Pendidikan.(Pusvyta)

Takhiyyah Arobiyyah

  Alhamdulillah…

Pada tanggal 26 – 28 Oktober 2018 telah selesai dilaksanakan MUSYWIL ke- II ITHLA DPW IV di UIN Surabaya.

ITHLA atau kepanjangan dari Ittahadu Tholabah Al Lughoh Arobiyah merupakan forum persatuan mahasiswa bahasa arab se- Indonesia yang terbagi menjadi 6 wilayah, untuk INSUD Lamongan sendiri masuk kedalam DPW IV ( Dewan Pimpinan Wilayah IV ) yang mencakup daerah Jawa Timur, Bali dan Nusa Tenggara Barat.

MUSYWIL merupakan agenda tahunan yang di adakan oleh ITHLA DPW IV, pada tahun 2018 ini yang menjadi tuan rumah adalah dari kampus UIN Surabaya yang mengambil tema “ Kontinuitas ITHLA dalam Mengawal Kebudayaan Nusantara “ dan INSUD Lamongan mendelegasikan 20 peserta, untuk kampus yang hadir dalam acara tersebut seperti INSUD Lamongan, INKAFA Gresik, UM, UIN Malang, UNIDA Gontor, UMM, IAIN Tulungagung, IAIN Kediri, IAIN Jember, IAIN Ponorogo STAIS Bangkalan, IKHAC Mojokerto, UNWAHA Jombang, STIT Ibnu Sina Malang dan banyak kampus yang lainnya

Agenda dalam MUSYWIL sendiri adalah Seminar Nasioanal, Halaqoh Ilmiyah, Rihlah Tarbawi dan Musyawarah Wilayah. Dalam Seminar Nasional bertemakan “Tantangan Pelajar Bahasa Arab Di Era Revolusi Indonesia 4.0 “ di isi oleh Dr. M. Afifuddin Dimyathi, MA dan Dr. KH Imam Ghozali Said, MA. Untuk Halaqoh Ilmiah di isi oleh mahasiswa IAIN Kediri yang merupakan pemenang sayembara makalah dalam acara MUSYWIL. Rihlah Tarbawi merupaka acara penutup yang di isi dengan jalan jalan bersama seluruh panitia ke Tugu Pahlawan dan Makam Sunan Ampel Surabaya.

Inti dari acara MUSWIL ITHLA DPW IV Ke- II adalah rapat anggota pengurus yang didalamnya membahas tentang LPJ dan Pemilihan Ketua Umum ITLA DPW IV. Alhamdulillah untuk tahun 2018 – 2019 Ketua Umum ITHLA DPW IV di pimpin oleh Akhi M. Syaifuddin  ( PBA angkatan 2016 ) dari kampus INSUD Lamongan yang mana dalam pemilihan ketua beliau bertarung dari perwakilan kampus UM Malang, IAIN Ponorogo, IAIN Jember, STAIS Bangkalan dan IAIN Tulungagung. 

Satu acara lagi yang menguatkan tali silaturahmi seluruh peserta MUSWIL ITHLA Ke- II adalam IMB ( Ithla Mencari Bakat )  yang mana seluruh peserta dari berbagai kampus di jadikan menjadi beberapa kelompok, dalam IMB itu ada 3 lomba Ghina’ Arabi, Syi’ir Araby dan Debat Bahasa arab. Alhamdulillah dari INSUD menjadi juara 1 lomba Ghina Arab yaitu Ukhty Rina Aulia Faizzah ( PBA Angkatan 2018 )

Terimakasih..

Takhiyyah Arobiyyah…

ITHLA, HA ANA DZA…!!

 

Penulis

Dzawil Faton

( PBA Angkatan 2015)

PMI INSUD Angkatan ke-VI Gelar Diklatsar

Korps Suka Rela Palang Merah Indonesia (PMI) UNIT INSUD (Institut Pesantren Sunan Drajat Lamongan) Angkatan ke-Vl mengadakan Pendidikan dan latihan tingkat dasar (Diklatsar) pada 17/10/2018 di Pondok Pesantren Al-Ikhlas Sidomulyo Panceng Gresik. Pelatihan ini diikuti oleh 53 peserta. Pembukaan acara dipimpin oleh Ridwan SPd.l, M. Pd.l., selaku pembina KSR PMI UNIT INSUD dan disaksikan oleh pengasuh pondok pesantren Al-Ikhlas, K.H. Alfin Sunhaji.

“Peserta harus mempunyai niat dan tujuan baik untuk menjadi relawan yang tangguh, ikhlas dalam menjalankan amanah serta memberikan pengabdian kepada masyarakat,” pesan Ridwan S.Pd.I, M.Pd.I.

Pelatihan ini dilaksanakan selama 3 hari berturut-turut (17-19 Oktober 2018). Kegiatan ini mengusung tema: “satukan langkah untuk kebersamaan dan satukan tekad untuk kemanusiaan”.

Muhammad Jefri selaku ketua panitia Diklatsar mengatakan bahwa kegiatan ini juga bertujuan untuk memperat hubungan kekeluargaan dan menjalin kekompakan tim KSR Unit INSUD. Ibarat sebuah bangunan memerlukan pondasi, tanpa pondasi bangunan tidak bisa berdiri. Demikian pula dengan Diklatsar ini, merupakan pondasi atau langkah awal dalam membangun kualitas relawan yang nantinya akan mengabdikan dirinya kepada masyarakat.

Materi Diklatsar ini diisi oleh beberapa narasumber. Materi sejarah PMI diberikan oleh Fajar Nurul Wachid. Materi pertolongan pertama dan kepalangmerahan serta penanggulangan bencana langsung diberikan oleh Subandi, dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah BPBD Gresik Jawa Timur. Sedangkan materi organisasian dan kepemimpinan disampaikan oleh Bagas Pradipta.

Pada puncak acara penobatan anggota, peserta harus melewati beberapa pos yang menguji pahaman peserta terhadap materi yang sudah disampaikan. Tahapan-tahapan kegiatan dalam Diklatsar ini diharapkan benar-benar dapat meningkatkan keikhlasan, ketangguhan, pengetahuan, keterampilan serta kebersamaan relawan KSR Unit INSUD.

 

Untuk melihat foto-foto yang lain, silahkan klik disini

HUT PMI Ke-73

Lamongan- Bertempat di Komplek Pondok Pesantren Sunan drajat, KSR PMI INSUD menggelar upacara peringatan HUT PMI yang ke – 73 pada hari selasa ( 18/09/2018) yang dihadiri seluruh anggota KSR PMI INSUD beserta anggota PMR Se – Yayasan.

Upacara kali ini di adakan dengan tujuan menanamkan rasa Kepahlawanan Relawan yang tentunya mengacu pada tema HUT PMI yang ke – 73 yakni ” Semangat Kepahlawanan Relawan “. Dan dengan peringatan kali ini seluruh anggota KSR ataupun PMR diharap selalu peka terhadap lingkungan sekitar serta peduli dengan sesama manusia tanpa membeda bedakannya. Dan harapan dari peringatan HUT PMI yang ke – 73 ini adalah semoga mampu menjadi relawan yang siap sedia mengabdi kepada masyarakat luas dengan penuh rasa kemanusiaan dan penuh tanggung jawab sebagai relawan

Dengan dampingi oleh bapak Ridlwan sebagai pembina KSR PMI INSUD, upacara kali ini berjalan dengan sangat baik. Di dukung dengan penuh semangat anggota KSR dan PMR yang sangat antusias mengikuti upacara, dan juga semangatnya untuk terus memerjuangkan rasa kemanusiaan.

Harapan ke depannya KSR PMI INSUD Lamongan mampu untuk terus melakukan kegiatan yang berorientasi kemanusiaan ke sesama manusia, sehingga dapat membantu saudara saudara yang sedang membutuhkan bantuan, baik yang sedang tertimpa musibah, kebutuhan logistik dan juga hal apapun yang membutuhkan pertolongan

Galeri Foto klik disini

Aly Syafiq – Ekonomi/5

KPI INSUD Road Show In SMA. Mazro’atul Ulum

Lamongan- Tepatnya Di SMA Mazra’atul Ulum Paciran, Mahasiswa Institut Pesantren Sunan Drajat Fakultas Dakwah Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam melakukan Road Show yang pertama kalinya tentang pelatihan videografi pada hari kamis (30/08/2018).

Acara ini di adakan dengan tujuan pengamalan tri dharma mahasiswa yang ke tiga tentang pengabdian, dengan di adakannya road show diharapkan mahasiswa KPI mampu mengabdikan dirinya kepada masyarakat luas dengan mengajarkan beberapa hal yang telah mereka pelajari sehingga dapat memberikan manfaat pada masyarakat luas. Dan juga sebagai salah satu ajang promosi pengenalan KPI lebih mendalam kepada siswa dan masyarakat pada umumnya.

Dengan dampingi oleh Bapak Syahrul Falahi, S.Kom sebagai pemateri acara ini berjalan dengan sangat baik. Di dukung dengan semangat siswa SMA Mazra’atul Ulum yang sangat antusias mendengarkan materi yang di sampaikan, dan juga semangatnya untuk praktek. Sehingga road show perdana ini menghasilkan satu video klip yang diperankan oleh salah satu siswa SMA Mazra’atul ulum.

Harapan ke depannya KPI INSUD Lamongan mampu untuk melakukan road show ke sekolah-sekolah lain sehingga dapat membantu proses belajar yang berhubungan dengan broadcasting, baik dalam segi penulisan skenario, pengambilan gambar, pembuatan video maupun produksi film pendek.

 

Nadya Roihatul Jannah (V KPI)

Diesnatalis ke-6 KSR PMI Unit INSUD

Perayaan Diesnatalis ke-6 Korps Suka Relawan Palang Merah Indonesia Unit Institut Pesantren Sunan Drajat Lamongan berlangsung sangat meriah. Serangkaian kegiatan digelar.

Pertama Khotmil Qur’an oleh seluruh anggota KSR (11/08/2018). Berikutnya, LATGAB (Latihan Gabungan) di halaman SMPN 2 Paciran, yang diikuti oleh 43 peserta PMR WIRA se-Pantura (12/08/2018). Muhammad Bayu Ainul Iqbal dan Sugianto dari PMI Lamongan pusat, memberikan materi tentang kesiagaan bencana dan pertolongan pertama. Latihan ini bertujuan untuk membentuk karakter dan  melatih kesiapansiagaan menghadapi bencana.

Dr. H. Ahmad Iwan Zunaih, Lc., MM., M.Pd.I., selaku Rektor INSUD, hadir pada saat Latihan Gabungan. Beliau memberikan apresiasi serta motivasi kepada seluruh peserta. Beliau juga berharap KSR di setiap unit dapat mengembangkan diri dan meningkatkan kiprahnya kepada masyarakat.

Sebagai puncak acara, diadakan pentas seni di Gedung Pertemuan Pondok Pesantren Sunan Drajat (13/08/2018). Semua perwakilan dari KSR PMI UNIROW (Universitas Ronggolawe Tuban), KSR AKPER (Akademik Perawat ) Lamongan dan KSR PMI STKIP (Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan) Unit Jombang dan seluruh anggota KSR PMI Unit INSUD mengikutinya.

Acara semakin meriah dengan pertunjukan pencak silat, tari, musik, dan teater. Para perwakilan anggota KSR memberi ucapan selamat dan turut mendoakan agar KSR PMI Unit INSUD bisa memiliki banyak anggota dan semakin bermanfaat bagi masyarakat.

 

Maya (MPI IV)

Seleksi Calon Mahasiswa Madin oleh Pemprov. Jatim

Assalamualaikum Warohmatullohi Wabarokatuh

Disampaikan Kepada Bapak/Ibu calon mahasiswa baru program Beasiswa Guru Madin INSUD Tahun Akademik 2018/2019, diharapkan untuk hadir besuk pada :

Hari : Ahad

Tanggal : 19 Agustus 2018

Pukul : 08.00 – selesai

Keperluan : Tes lisan baca kitab fathul qorib (dari Pemprov.Jatim)

Demikian, Terima kasih

Wassalamualaikum Warohmatullohi Wabarokatuh

Keterangan :
1.Pakaian Atas Putih bawah Hitam/gelap.
2.Berkopyah (laki-laki) dan bersepatu.