Loading...
Artikel

PENGUMUMAN TES PMB 2020

PENGUMUMAN TES PMB 2020



Author

Insud Lamongan

Published on

August 24, 2020

Artikel

PEMBEKALAN KKN 2020

PEMBEKALAN KKN 2020

Author

Insud Lamongan

Published on

August 3, 2020

Artikel

KKN 2020

KKN 2020

[googlepdf url=”https://insud.ac.id/wp-content/uploads/2020/07/pengumuman-KKN-2020.pdf” download=”Download” width=”400″ height=”600″]

Author

Insud Lamongan

Published on

July 15, 2020

Artikel

Beasiswa Guru Madin 2020

Beasiswa Guru Madin 2020

Informasi lebih lengkap, silahkan download file di bawah ini

[googlepdf url=”https://insud.ac.id/wp-content/uploads/2020/04/Pengumuman-Madin-2020.pdf” download=”Download” ]

Untuk melihat kelengkapan administrasi dan contoh Surat Rekomendasi serta Surat Pernyataan silahkan klik disini

Author

Insud Lamongan

Published on

April 23, 2020

Artikel

PPL INSUD Gelar Training Motivation & Hypnoteraphy di MA Tanwirul Qulub

PPL INSUD Gelar Training Motivation & Hypnoteraphy di MA Tanwirul Qulub

Lamongan. PPL INSUD kelompok 23 di Madrasah Aliyah (MA) Tanwirul Qulub, Wonokerto, Dukun, Gresik menggelar Training motivation & hypnotherapy untuk peserta didik. Seorang motivator muda yang juga sedang menempuh pendidikan di prodi Bimbingan Konseling Islam INSUD, Mochamad Fajar Purnomo, S.Kom menjadi narasumber kegiatan ini. Ia memberikan enam kunci sukses belajar kepada para peserta yang penuh antusias mengikuti kegiatan tersebut dari awal hingga akhir. Kegiatan yang diikuti oleh 52 peserta didik ini mengusung tema motivasi dan konsistensi belajar. Kegiatan ini berlangsung di Musholla putra Tanwirul Qulub, Sabtu pagi (22/2).

Enam kunci itu adalah pertama, motivasi. Semangat yang hadir dari hati dan pikiran yang kuat untuk menjadi terbaik menjadi alasan yang mendasari sebuah perbuatan yang dilakukan oleh seseorang untuk menuju kesuksesan dan kemuliaan hidup. Kedua, sasaran dan target yang jelas. Kunci sukses dalam menimba ilmu harus memiliki sasaran dan target jelas melalui cara membuat strategi. Ketiga, totalitas. Jika ingin sukses dalam pendidikan harus bersungguh-sungguh dan tekun dalam perjuangan belajar untuk mencapai tujuan. Keempat, selalu berfikir positif. Yakin bahwa apa yang sekarang kita lakukan akan membuahkan hasil yang positif dan terbaik. Kelima, wajib memiliki sifat sabar. Sabar adalah ilmu yang sangat tinggi, belajarnya setiap hari, latihanya setiap waktu, ujiannya mendadak, sekolahnya seumur hidup. Dan keenam, berdo’a. ini lah puncaknya, kita tidak pernah tahu do’a kita yang mana yang akan dikabulkan, maka perbanyaklah doa terkadang bantuan Allah dating dari arah yang tak disangkasangka, itulah kekuatan do’a.

Dari kegiatan yang telah berlangsung selama lebih dari tiga jam dirasakan sekali manfaatnya bagi siswa-siswi MA Tanwirul Qulub. Tidak hanya training motivasi saja yang diberikan Fajar Purnomo pada kegiatan tersebut, namun juga dengan memberikan hypnotherapy kepada peserta untuk menghilangkan yang hal negative dalam dirinya dan membangkitkan hal positif. Misalnya, yang dahulunya malas belajar sekarang bisa mulai untuk memperbaikinya, yang dulunya membenci pelajaran lalu jadi menyukai, yang dulunya takut atau pobia terhadap sesuatu lalu bisa menghilangkan ketakutan tersebut.

“Jika kalian ingin benar-benar sukses maka jangan takut untuk berproses, jatuh bangun lagi,bangkit lagi dan tegap lagi,” Ujar Mochamad Fajar Purnomo, S.Kom .

(Nasyiatul Mawaidah, anggota PPL INSUD kelompok 23 dari Prodi MPI)

Author

Insud Lamongan

Published on

February 27, 2020

Artikel

PPL INSUD selenggarakan pelatihan jurnalistik di MA Tarbiyatul Wathon

PPL INSUD selenggarakan pelatihan jurnalistik di MA Tarbiyatul Wathon

Gresik. Demi meningkatkan aktivitas menulis peserta didik di MA Tarbiyatul Wathon, PPL INSUD 2020 kelompok 15 menyelenggarakan pelatihan jurnalistik dengan tema “Be A Good Jurnalist Make A Good Future” Sabtu (15/02/2020). Kegiatan ini diikuti oleh sebagian siswa kelas X dan XI MA Tarbiyatul Wathon

Muhammad FaiqMuizzuddin, S. Pd,  selaku guru di MA Tarbiyatul Wathon menyatakan bahwa hal ini menjadi kebutuhan bagi peserta didik mengingat pentingnya wawasan jurnalistik dalam mengembangkan media. Baik itu majalah dinding maupun majalah sekolah.

“Semoga dengan adanya pelatihan jusnalistik ini dapat menambah wawasan dan pengalaman menulis yang baik, serta dapat menambah wawasan tentang dunia jurnalistik” ungkap Muhammad Faiq Muizzuddin, S. Pd.

Pusvyta Sari, M. Pd. Sebagai fasilitator pelatihan mengatakan bahwa kegiatan menulis perlu dilakukan secara berkelanjutan. Sehingga, keterampilan menulis bisa terus diasah dan dikembangkan. Karya yang ditampilkan di majalah dinding kini bisa diunggah di internet. Tidak hanya berupa tulisan dan gambar, tapi juga berupa video maupun film pendek.

Ketua kelompok 15 PPL INSUD berharap agar kegiatan ini bisa menjadi pemantik untuk tumbuhnya minat membaca dan menulis serta kegiatan jurnalistik di Madrasah Tarbiyatul Wathon.

(Nina Shellawatianggotakelompok 15 PPL INSUD dari Prodi MPI)

Author

Insud Lamongan

Published on

February 17, 2020

Artikel

Pembekalan PPL dan PKL INSUD 2020

Pembekalan PPL dan PKL INSUD 2020

INSUD Lamongan – Kesiapan mahasiswa bekerja sesuai dengan bidang studi yang dipelajari di bangku kuliah diuji dalam Praktik Pengalaman Lapangan (PPL) dan Praktik Kerja Lapangan (PKL). Untuk itu, sebanyak 295 mahasiswa mendapat pengarahan dalam pembekalan PPL dan PKL di Aula Pondok Pesantren Sunan Drajat Lamongan, Ahad, 26 Januari 2020. Berbeda dengan tahun sebelumnya, lokasi praktik kali ini ditentukan oleh panitia PPL dan PKL INSUD dan hanya mahasiswa yang telah memenuhi persyaratan baik akademik maupun administratif yang bisa mengikutinya.

Nur Halim, S.Pd. I., M.Pd.I., selaku Dekan Fakultas Tarbiyah sekaligus panitia PPL dan PKL menyatakan bahwa kegiatan PPL dan PKL INSUD 2020 diikuti oleh 295 mahasiswa dari berbagai Program Studi di INSUD.  Mahasiswa Prodi Manajemen Pendidikan Islam, Pendidikan Bahasa Arab, Ma’had Aly, Bimbingan dan Konseling Islam mengikuti PPL sedangkan mahasiswa dari Prodi Ekonomi Syari’ah, Hukum Tata Negara dan Akhwal Al-Syakhsyiyah melakukan PKL. Semua lokasi PPL dan PKL tersebar di wilayah Lamongan, Tuban, dan Bojonegoro. Khusus untuk Prodi Komunikasi dan Penyiaran Islam, kegiatan PKL dilakukan di stasiun TV9 Surabaya.

Dr. Nashihin Sumarjan, M.Pd, selaku Wakil Rektor 1 menyatakan bahwa selain melatih mahasiswa untuk bekerja secara professional, kegiatan ini juga menjadi syarat untuk melanjutkan kegiatan akademik berikutnya, yaitu penelitian tugas akhir skripsi. Beliau berharap mahasiswa dapat menempatkan diri dengan baik serta menjujung tinggi etika dalam berkomunikasi serta menjalankan tugas di lokasi praktik masing-masing.

Secara umum, kegiatan PPL dan PKL berlangsung dari tanggal 3 Februari hingga 3 Maret 2020.  Namun untuk program studi Hukum dan Tata Negara dan Akhwal Al-Syakhsyiyah mengikuti kebijakan masing-masing lokasi PKL. Misalnya, di Pengadilan Agama Tuban, PKL dilaksanakan tanggal 24 Februari hingga 24 Maret 2020.

Mahasiswa dari Prodi MPI, BKI, PBA dan Ma’had Aly melakukan PPL di daerah Lamongan, Gresik dan Tuban. Di daerah Lamongan, lokasi PPL antara lain di MA Al-Fathimiyah Banjaranyar, MA DAN SMK Al – Azhar BanjarwantI, MA Ma’arif 17 Kemantren, SMK Tarbiyatus Syiban Kemantren, SMA Al-Amin Tunggul, MA dan SMA Mazro’atul Ulum, SMA Negeri, MA Maslakul Huda Dengok, MA  Al-Muhtadi Sendangagung Paciran Lamongan, MA Ma’arif Dadapan Solokuro, SMA Dr. Mustain Romli, MA Roudlotul Muta’abidin  Payaman Solokuro Lamongan.

Kemudian di daerah Gresik, lembaga pendidikan yang menjadi lokasi PPL antara lain: MA Roudlotul Ulum Banyutengah, MA Tarbiyatul  Wathon Campurejo, MA Nurul Huda Wadeng, SMK Al-Ikhlash Mulyorejo Dalegan, SMA Bahrul Ulum Sekapuk, MA Tarbiyatus Shibyan Sidorejo, MA Ihyaul Islam Bolo, MA dan SMA Al–Karimi  Tebuwung, MA Tanwirul Qulub Wonokerto, MA Nahdlotul Ulama Petung, MA Ihyaul Ulum  Dukun, SMA Negeri 1 Dukun. Sedangkan di Tuban, lokasi PPL ada di MA Al-Mushthofawiyah Palang Tuban.

Mahasiswa Program Studi Ekonomi Syari’ah melakukan PKL di beberapa lembaga perekonomian antara lain di BMT BUS Paciran dan Bungah Gresik, BMT Mandiri Sejahtera Sekapuk, BMT BIM Merak Urak, BMT BIM Palang, Bank Jatim Lamongan, BRI Syari’ah Gresik, BNI Syari’ah Gresik, BMT Mandiri Sejahtera Karangangkring, Bank Mitra Syari’ah, BPRS Lantabur Gresik, BRI Syari’ah Tuban, BMT Sunan Drajat, KSPPS Bina Syariah, Bank Madinah, KSPPS INSUD serta BMT Mandiri Sejahtera Blawi dan Kranji Lamongan.

Setelah mendapatkan pengarahan dari Wakil Rektor 1 dan panitia, mahasiswa mendapatkan pembekalan khusus oleh Ketua Program Studi masing-masing. Selanjutnya, mahasiswa berkumpul dengan kelompoknya dan mendapatkan pembinaan dari Dosen Pembimbing Lapangan. Dengan berbagai pengarahan dan pembinaan yang diberikan, diharapkan mahasiswa lebih siap untuk menjalani PPL dan PKL di lokasi masing-masing. (Pusvyta)

Author

Insud Lamongan

Published on

January 28, 2020

Artikel

SMA Dr. Musta’in Romly borong kejuaraan di Lomba Pidato Dua Bahasa MPI INSUD

SMA Dr.  Musta’in Romly borong kejuaraan di Lomba Pidato Dua Bahasa MPI INSUD

Lamongan. Mahasiswa Manajemen Pendidikan Islam INSUD Lamongan mengadakan Festival 2020 dengan tema menumbuh kembangkan potensi intelektual muda dalam menghadapi era milineal, Senin (20/1/20). Rangkaian kegiatan Festival 2020 terdiri dari beberapa perlombaan. Di antaranya, lomba pidato dua bahasa (Inggris dan Indonesia) Se Karasidenan (Lamongan,Tuban,Gresik), Olimpiade PAI se Jawa Timur, dan MSQ se Jawa Timur pada tingkatan SLTA.

Semua kegiatan tersebut dilakukan bersamaan di tempat yang berbeda di wilayah Pondok Pesantren Sunan Drajat Lamongan. Kegiatan diikuti oleh 89 peserta.

Dalam pembukaan perlombaan ketua panitia menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan implementasi dari mata kuliah Event Management mahasiswa Manajemen Pendidikan Islam INSUD Lamongan angkatan 2016. Ia berharap ini menjadi inspirasi bagi mahasiswa MPI angkatan selanjutnya.

Lomba Pidato dua bahasa diikuti 11 tim. Mereka dari SMA N 1 Karanggeneng Lamongan, SMA IT Al Azhar Brondong, MA Matholiul Anwar, MA Banin Banat Tuban, MA Almuhtadi Sendang Agung Lamongan, SMA Dr. Musta’in Romly Lamongan, MA Ma’arif NU Assa’adah, MA Salafiyah Lamongan, dan SMK Sunan Drajat. Lomba ini dilaksanakan di Auditorium INSUD Lamongan.

Nur Halim, M.Pd. dan Barik Milady, A. MA., selaku dewan juri lomba pidato dua bahasa memutuskan, tim SMA Dr. Musta’in Romly sebagai pemenang I dan II. Juara I diraih Finnurika Rahmawati dan Stabita Fillah, sedangkan juara II diraih Rohmatul Afifah dan Dhiffah Amaliyah. Sedangkan juara ke III diraih oleh Yustia Fitrotul Nisa’ dan Tyas Cindy Aulia dari MA Banin Banat Tuban. Juara Harapan I diraih oleh A’ida Fitriana Putri dan Lailatus Sa’idah dari MA NU Assa’adah. Dan yang terakhir juara harapan II diraih oleh Nuriska Noviyanti dan Rohmatul A’immah dari MA Ma’arif Almuhtadi.

“Selamat bagi pemenang. Yang lainnya tetap terus semangat, terus berlatih dan jangan putus asa. Semoga ini menjadi pengalaman atau pelajaran. Prestasi ini bisa dijadikan awal untuk mencapai kejuaraan yang lebih besar” ujar Barik, S.Pd.

(Luthfah Nur Aini)
Mahasiswa MPI Semester 7

Author

Insud Lamongan

Published on

January 21, 2020

Artikel

UAS Ganjil 2019

UAS Ganjil 2019

Author

Insud Lamongan

Published on

December 10, 2019

Artikel

ORASI ILMIAH: Prof . Dr. Imam Suprayogo, M.Pd

ORASI ILMIAH: Prof . Dr. Imam Suprayogo, M.Pd

Dalam orasi ilmiah yang singkat Prof. Dr. Imam Suprayogo menyampaikan banyak gagasan yang luar biasa bagi perkembangan INSUD di masa depan. Dengan menyaksikan kiprah KH Abdul Ghofur yang berhasil membangun banyak lembaga pendidikan baik formal maupun nonformal, mengelola bisnis dan mengembangkan karakter sumber daya manusia melalui pondok pesantren, beliau yakin INSUD sangat bisa berkembang menjadi universitas yang besar, bertaraf internasional serta menyebarkan perdamaian dalam peradaban dunia.

Prof. Dr. Imam Suprayogo memberi usul nama universitas itu ialah Universitas Prof. Dr. KH. Abdul Ghofur. Kampus ini bisa memberikan pembelajaran dari sisi duniawi dan akhirat. Mahasiswa bisa belajar tentang bagaimana cara membuat, mengembangkan, mengelola pondok pesantren, lembaga pendidikan formal maupun nonformal, mengelola bisnis dan perekonomian, dan sebagainya. Serta dalam waktu yang sama semua bersama Pondok Pesantren Sunan Drajat mengolah batin untuk bersiap menghadap kepada Allah SWT.

Menurut Prof. Dr. Imam Suprayogo, untuk mengembangkan diri ada tiga hal yang perlu dilakukan, yaitu: siap menghadapi globalisasi, professional dan berkarakter. Untuk siap menghadapi globalisasi kita harus siap bergaul dengan berbagai macam karakteristik orang, baik terkait dengan fisik maupun pemikiran. Dengan memahami dan menghargai keberagaman ini, kita bisa mengajak masyarakat dunia untuk datang ke Pondok Pesantren Sunan Drajat, untuk mengenal Islam yang baik, santun dan damai.

Untuk menjadi profesional, Prof. Dr. Imam Suprayogo mengajak untuk mengikuti anjuran Nabi Muhammaad SAW., yaitu, mengajari anak-anak untuk berenang, berkuda dan memanah, dalam pengertian yang lebih luas. Nabi memerintahkan pada masyarakat Madinah dan Mekah untuk belajar berenang padahal dua wilayah itu jauh dari laut dan tidak ada kolam renang. Hal ini perlu dipahami dalam pengertian yang luas. Perintah ini dapat dimaknai agar umat Islam belajar hal yang baik dan kemudian bergerak untuk mencapai sukses dengan ilmu yang sudah dipelajarinya. Sebagaimana ketika berenang itu tubuh harus bergerak. Kalau tidak bergerak bisa tenggelam.

Sedangkan kemampuan berkuda menyiratkan agar ibaratnya kita mampu menjadi seperti penggembala kuda. Kuda tidak mau melakukan sesuatu kalau penggembala tidak memberi contoh atau melakukannya terlebih dahulu. Dalam hal ini, maksudnya kita tidak bisa menunggu atau hanya menyuruh siapapun untuk bergerak. Kita harus mulai dari diri sendiri dulu sebelum mengajak siapapun untuk melakukan sesuatu.

Untuk keterampilan memanah, ini perlu dipahami bahwa dalam melakukan segala sesuatu, seseorang harus fokus. Sehingga, ia tidak mudah tergoda atau terganggu konsentrasinya dalam belajar dan berusaha mencapai tujuan yang diinginkan.

Sedangkan tentang karakter, Prof. Dr. Imam Suprayogo mengatakan “beruntunglah orang yang senantiasa mensucikan diri dengan ingat dan sholat”.  Mengingat Allah itu merupakan hal yang sulit, karena kita mestinya bukan mengingat “nama”, melainkan selalu mencari dan mengingat “Sang pemilik nama”. Demikian juga dengan usaha untuk mengharap syafaat dari orang yang disayang oleh Allah, yaitu Muhammad. Kita perlu mencari pemilik nama itu, mengenal dan mengikutinya untuk bisa menemukan Allah. Seseorang yang mampu selalu ingat Allah dapat mudah menghilangkan penyakit hati dan masuk ke dalam golongan orang yang bertaqwa dan disayang oleh Allah SWT.

Prof. Dr. Imam Suprayogo sebagai mantan Rektor UIN Malang dengan bangga dan senang hati mengungkapkan akan terus mendukung INSUD dan Pondok Pesantren Sunan Drajat untuk berkembang. Hal ini memberikan motivasi yang luar biasa bagi seluruh civitas akademika, wisudawan dan hadirin pada acara Wisuda VIII INSUD Lamongan (30/11/2019). (Pusvyta)

Author

Insud Lamongan

Published on

December 3, 2019